Lecture by the driver

April 29th, 2007

Hari ini asyik banget…
Dian dapat tambahan kuliah kehidupan dari seorang supir taksi blue bird…
sebetulnya dian dan abang gak gitu perhatiin nih supir..
seperti biasa… kalau udah dalam taksi..kita pasti konsen ama orang dekat atau orang yang bareng kita jalan kan ? bukan supir taksinya..
tapi hari ini..
perjalanan dari airport ke pamulang cukup jauh…
cerita dengan bang asis mulai kehabisan bahan…
gak sengajak dian dan bang asis melihat iklan penjualan mobil2 bekas taksi blue bird…dan dian iseng nanyain perihal mobil tersebut ke pak supir…
sekedar basa basi awalnya..
tapi ternyata nih supir..bukan sembarang supir…
karena akhirnya dian tahu gimana sistem manajemen blue bird taxi berikut peringkat dalam kerja…
kemudian kualitas mobil2 bekas tersebut..
dan akhirnya "perkuliahan" sampai ke masalah dunia kerja…
beliau berbicara panjang lebar, bagaimana seharusnya memilih kerja atau mau pindah kerja… apakah kita ingin pindah karena gaji atau karena jenjang karir…
dicontohkannya berbagai jenis pekerjaan terkait hal tersebut.

Dari semua hal tersebut…
dian yang terkesan adalah penjelasan yang jelas banget dari beliau…
sehingga gak terasa sudah nyampe rumah di pamulang..
dan dian mendapatkan informasi yang menarik dari seseorang yang ternyata tidak sekedar supir taksi biasa… tapi seorang supir taksi mantan EDP bank danamon dan bii serta pernah jadi owner rental mobil…
dan beliau seorang supir taksi yang hobby membaca…
dan hal ini (membaca) menjadi kata kunci dari mana datangnya kecerdasan si supir taksi…

Terimakasih Allah atas hari ini….

Etika Terhadap Orang Tua

April 5th, 2007

Ensiklopedi Muslim : Minhajul Muslim
Karangan Abu Bakar Jabir Al Jazairi
Penerbit : Darul Falah
Halaman : 131 sampai dengan 135

Etika Terhadap Orang Tua

Orang muslim menyakini hak kedua orang tua terhadap dirinya. Kewajiban berbakti, taat dan berbuat baik kepada keduanya. Tidak karena keduanya penyebab keberadaannya atau karena keduanya memberikan banyak hak kepadanya hingga ia harus berbalas budi kepada keduanya, tapi karena Allah Azza wa Jalla mewajibkan taat, menyuruh berbakti dan berbuat baik kepada keduanya.

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapak, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada KU dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada KU lah kembalimu."
(LUQMAN ; 14)

Bahkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda :

" Maukah kalian aku jelaskan tentang dosa yang paling besar ?" Para sahabat menjawab, "Mau, wahai Rasulullah." Rasulullah SAW bersabda, "Menyekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.". Ketika itu Rasulullah SAW bersandar, kemudian beliau duduk, dan bersabda, "Ketahuilah, (setelah itu berkata bohong dan kesaksian palsu). Ketahuilah, berkata bohong dan kesaksian palsu." Rasulullah SAW terus menerus mengatakan kalimat terakhir, hingga Abu Bakar berkata, "Ah, seandainya Rasulullah SAW diam tidak mengatakan secara terus menerus kalimat terakhir." (Muttafaq Alaih).

Kemudian seorang muslim mejaga etika berikut ini kepada kedua orang tuanya :

1. Taat kepada kedua orang tua dalam perintah dan larangan keduanya, selama didalamnya tidak terdapat kemaksiatan kepada Allah dan pelanggaran terhadap Syariat-Nya. "Sesungguhnya ketaatan itu hanya ada dalam kebaikan" (Sabda Rasulullah)
2. Hormat dan menghargai keduanya, merendahkan suara dan memuliakan keduanya dengan perkataan dan perbuatan yang baik, tidak menghardik dan tidak mengangkat suara diatas suaranya, tidak berjalan di depan keduanya, tidak mendahulukan istri dan anaknya atas keduanya, tidak memanggil keduanya dengan panggilan nama saja, tidak bepergian kecuali dengan izin dan kerelaan keduanya.
3. Berbakti kepada keduanya dengan apa saja yang mampu ia kerjakan dan sesuai dengan kemampuannya.
4. Menyambung hubungan kekerabatan dimana ia tidak mempunya hubungan kekerabatan kecuali dari jalur kedua orang tuanya, mendoakan dan meminta ampunan untuk keduanya, melaksanakan janji dan memuliakan teman-teman keduanya.

Dian masih harus terus berusaha bisa melakukan ini… Sepertinya Dian memang masih jauh dari sikap baik dan masih harus berjuang karena sepertinya masih jauh dari upaya untuk terus berbakti kepada orang tua…(ampuni Dian atas ini ya Allah)…

Semoga Allah menyayangi orang tua Dian dan mengampuni dosa-dosa kedua orang tua Dian…dan juga mengampuni kelakuan Dian atas apa yang mungkin telah terjadi, terjadi dan akan terjadi. Amin…..

I love you mom and dad… with the whole thing in your body, soul and mind… everything….

 

Sarinah…. Today… At Noon

April 4th, 2007

"oi, tholib ngajak ngumpul, rabu siang (4 April 07) jam 12 di bakwan malang karapitan. jangan idak dateng lho. tholib khusus datang ke jakarta untuk kito. Harap konfirm balik ye…."

itu sms dari ipik kemaren…

well..not bad for refreshing..itu yang terpikir pertama kali oleh dian..
so…
here we are… in Sarinah at noon .

tholib, fadlun, ria, dian, mahda dan ipik… kumpul lagi bareng…
kali ini lebih singkat..tapi berkualitas…
seru aja…dan bertambah seru karena ditraktir ama "wong dari palembang" alias si tholib…
thanks ya…

terkadang emang ketemu temen lama membuat suasana jadi lebih semarak…
hal-hal yang menjenuhkan di kantor atau di rumah, jadi hilang -meskipun hanya sementara- tergantikan suasana menyenangkan…
kata wong pinter sih..bisa bikin awet muda dan sehat pikiran..amin.. mudah2an gitu ya… ?

tapi diatas itu semua…niat untuk menjalin silahturahim… apapun bentuknya… hanya karena Allah… itu mungkin yang patut untuk dijaga….

insyaAllah…ke depan….kemudian hari…
dengan niat silahturahim…
dengan niat hanya karena Allah..
dengan niat berkumpul dengan orang-orang yang beraura positif..
dengan niat selalu untuk kebaikan, menghindari kesombongan dan penyakit hati lainnya….

insyaAllah.. akan memberi makna yang besar buat semua…
amin…..